Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang
terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk kepentingan
perang. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat
kemajuan komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman mengembangkan
computer pertama, Z3 untuk kepentingan perang. Dipihak lain sekutu pun
menyiptakan Colossus sebagai alat pemecah kode rahasia dari Jerman. Lalu ada Howard
Aiken, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy.
Generasi kedua
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun
1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti magnetik membantu
pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama
yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer
bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan seperti
bahasa COBOL dan FORTRAN mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini
menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, dan formula matematika
yang lebih mudah dipahami.
Generasi ketiga
Walaupun computer bertransistor mempunyai keunggulan lebihbanyak
dari computer generasi sebelumnya, namun ia menghasilkan panas yang cukup
besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian dalam komputer. Quartz rock dapat
mengatasi masalah ini. Jack Kilby,
mengembangkan sirkuit terintegrasi pada tahun 1958. Para ilmuwan
kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip
tunggal yang disebut semikonduktor. Hal ini berdampak pada bentuk
komponen-komponen computer yang semakin mengecil.
Generasi keempat
Tujuan pengembangan komputer sejak generasi ketiga adalah untuk
mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen lainnya. LSI dapat memuat
ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, VLSI memuat ribuan
komponen dalam sebuah chip tunggal. ULSI meningkatkan jumlah tersebut menjadi
jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping
mendorong turunnya harga, mengecilnya ukuran komputer, meningkatkan daya kerja
dan efisiensi komputer. Chip Intel yang dibuat pada tahun 1971 dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah
komputer dalam sebuah chip yang sangat kecil. Pada masa sekarang, kita mengenal
perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC, Pentium, Pentium II,
Pentium III, Pentium IV.
Generasi kelima
Komputer generasi kelima jelas memiliki kemajuan signifikan
terhadap jenis sebelumnya, dengan menggunakan teknologi superkonduktor. Jepang adalah negara yang terkenal dalam
sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute
for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak
kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi
lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa
perubahan baru.
Komponen komputer
Menurut
jenisnya, dibagi menjadi hardware dan software.
1.
Hardware
Adalah komponen komputer yang berwujud konkrit,
berwujud padat dan diproduksi melalui mekanisame mekanik pabrik. Di dalam
hardware inilah nanti software dapat dioperasikan. Menurut fungsinya secara
garis besar dibagi menjadi beberapa jenis:
a)
Input device
Berfungsi sebagai pembaca
masukan data/sensor inderawi yang kemudian akan dioalah menjadi suatu informasi.
Contoh: Keyboard, Mouse, Scanner, Touchpads, Trackballs, Pointing Sticks,
Joysticks, Pen Input, Touch Screen, Light Pen, Digitizer, Microphone, Web Cam ,
Sensor Fingerprint.
b)
Output device
Berfungsi sebagai
penampil data yang telah diolah sebagai informasi yang bisa ditangkap oleh indera
manusia. Contoh: Monitor, Printer, Speaker, Headphone, Facsimile (FAX),
Computer Output Microfilm (COM), LCD Projection Panels, Plotter.
c)
Central Processor Unit
Merupakan pusat
pengolahan data serta pusat pengontrolan keseluruhan sistem komputer. Secara
garis besar dalam CPU ini terdiri dari Control Unit, Aritmetic Logical Unit dan
Register (memory utama). CPU inilah yang menghubungkan kinirje Hardware dan
software.
d)
Storage Device
Adalah media yang
digunukan untuk menyimpan data-data hasil masukan dari input device yang telah
diolah menggunakan software. Dibagi lagi menjadi beberapa jenis menurut
letaknya, yaitu device internal dan eksternal. Device internal maksudnya adalah
terdapat di dalam casing CPU, biasanya menyimpan data-data dan program-program
primer computer, yang lebih umum disebut harddisk. Sedengkan yang eksternal
adalah device tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data sekunder atau
mencadangkan data, contoh: external harddisk, flashdisk, compact disk, floppy
disk,dll.
e)
Network Device
Adalah alat-alat yang
berperan di dalam jaringan. Contohnya: router, repeater, modem, acces point,
dll.
f)
Device lainnya
Device yang tidak
termasuk dalam golongan-golongan diatas, bias dikatakan sebagai device sekunder
karena keberadaannya terhadap kinerja computer adalah opsional. Hanya berfungsi
sebagai alat pendukung optimalisasi fungsi-fungsi perangkat lainnya. Contoh:
Casing CPU, Motherboard, Power Supply, Stabilizer, dll.
2.
Software
Adalah komponen komputer yang berwujud semu,
berupa program-program yang didesain untuk menjadi pengolah data yang
diterima/hendak dikeluarkan oleh hardware. Dibagi pula menjadi:
a)
Operating System
Adalah software yang memiliki
fugsi paling dasar, dan juga sebagai penghubung antara hardware dan
software-software jenis lain. Contoh: Windows, Linux, Macintosh, Unix.
b)
Application
Application atau
aplikasi adalah software tambahan yang masih berhubungan juga dengan fungsi
hardware, baik input maupun output. Dibagi lagi menjadi aplikasi berbayar, semi
berbayar, dan gratis. Contoh: pengolah data/angka/kata/gambar,dll.
c)
Utility
Memiliki peran untuk
membantu sistem operasi misalnya dalam hal pembersihan file spam (sampah) yang
ada di komputer, atau aplikasi yang bisa kita gunakan untuk browsing internet.
Contoh: Chrome, Winamp, MPC, AVG, dll
d)
Programing Language
Merupakan satu set
instruksi atau perintah berupa sintaks dan semantik untuk mendefenisikan
program komputer. Contoh: Pascal, C++, Java, PHP, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar