Kamis, 13 Desember 2018

Kamis, 06 Desember 2018

Tugas RPS10, Sejarah dan Klasifikasi Jaringan Komputer


Hierarki adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalamsebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di bawahnya.Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak, contohnya : aplikasi financial,kita dapat mempunyai tipe-tipe pelanggan dan simpanan yang berbeda-beda.
Sebagai contoh dari penggunaan level pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan tingkat abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada Bank Account dapatdibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi stack dan Bond.
Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatuyang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan satu sama lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat penggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda.
Adapun beberapa penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan sepertiapa itu hirarki data, tersebut. Hierarki data berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :
1.      Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
2.      Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Bytemerupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byteadalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
3.      Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
4.      Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A. 
5.      File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
6.      Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.
Untitled5
Gambar 3. Contoh Database Kepegawaian
Hirarki semua data diatas ditunjukkan pada gambar 4.
Untitled6
Gambar 4. Hierarki Data

Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi.
Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.
Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.
Tujuan utama dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada user (pengguna). Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara, dan tetap dapat diambil (akses) secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks tetapi masih tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui kompleksitas strukturnya.

Database Management System (DBMS)
Database Management System (DBMS) atau dalam bahasa Indonesia disebut Sistem Manajemen Database (SMDB) merupakan software yang digunakan untuk sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumalh besar.
Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan

Berikut ini beberapa software – software dari DBMS, yaitu:
a. Microsoft Access
Microsoft Access atau Microsoft Office Access adalah program aplikasi dari Microsoft yang ditujukan untuk kalangan rumahan atau perusahaan kecil dan menengah. Microsoft Access menggunakan mesin basis data Microsoft Database Access Engine.

b. Oracle
Oracle adlah salah satu software sistem manajemen basis data relasional yang cukup diminati, dikenal, dan dipakai saat ini. Oracle mempunyai kemampuan mengatur manajemen space dan basis data yang besar

c. MySQL 
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL atau data management system. Pada software ini juga memiliki kelebihan yaitu:


§  Bebas didownload dan digunakan
§  Stabil
§  Fleksibel dengan berbagai pemrogramn
§  Pengamanan yang baik
§  Kemudahan dalam memanajemen database
§  Perkembangan softwarenya cukup cepat



Minggu, 11 November 2018

Mrs Nurwati's Praktikum PengKom 4: MS Excel

Praktikum MS-Excel III:
-Fungsi Lookup
-Chart
-Freeze
-Sorting & Filtering
-Grouping
-Page Layout
.
Please Check my Task here!

Kamis, 25 Oktober 2018

Mrs Nurwati's Praktikum PengKom 3: MS Excel

Praktikum MS-Excel I & II:
- Dasar-dasar MS Excel
- Formatting Cell
- Fungsi teks dan aritmatika dasar
- Fungsi Date
- Conditional Formatting
- Fungsi Logika IF & AGREGATE
.
Please Check my Task here!

Kamis, 11 Oktober 2018

Kamis, 04 Oktober 2018

Kamis, 27 September 2018

Tugas RPS2, Sejarah dan Klasifikasi Jaringan Komputer

Sejarah Singkat
Bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.


Klasifikasi
1.        Berdasarkan geografis
a.     Local Area Network (LAN)
Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.
b.    Metropolitan Area Network (MAN)
Merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic).
c.     Wide Area Network (WAN)
Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.  Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
2.        Berdasarkan fungsi
  1. Jaringan Client-server
Pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-serverprint-serverdatabase server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya
  1. Jaringan Peer-to-peer
Ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
3.       Berdasarkan topologi jaringan
a.   Topologi bus
Hasil gambar untuk topologi bus
Merupakan jenis topologi jaringan yang mana menggunakan kabel tunggal untuk menghubungkan semua komputer baik server maupun client. Topologi ini bisa dibilang sangat sederhana, akan tetapi jarang digunakan pada saat sekarang ini karena sering terjadi eror jika lalu lintas data yang ada sangat padat.
Topologi bus memiliki karakteristik tersendiri yaitu menggunakan sebuah kabel tunggal yang terbentang disepanjang jaringan, kabel inilah yang kemudian menjadi backbone pada jaringan tersebut. Jenis kabel yang biasa digunakan pada topologi bus adalah coaxial, seluruh perangkat jaringan terhubung dengan kabel ini dengan menggunakan konektor T. Konektor ini berperan untuk membagi jalur agar memungkinkan untuk perangkat dapat terhubung pada kabel utama (backbone).
Kelebihan: Menambah perangkat baru relatif mudah, biaya yang dibutuhkan relatif murah, tidak membutuhkan hub/switch, terminator kabel tidak membutuhkan daya
Kekurangan: penambahan perangkat memperlambat jaringan, keamanan lebih rentan, kerusakan pada kabel utama akan mempengaruhi jaringan
b.    Topologi cincin
Hasil gambar untuk topologi ring
Adalah topologi yang berbentuk rangkaian titik yang masing – masing terhubung ke dua node lainnya sehingga membentuk rangkaian melingkar seperti cincin. Pada topologi ring setiap komputer dihubungkan oleh kabel tunggal yang melingkar melewati setiap komputer, jadi setiap komputer saling terhubung oleh kabel tersebut. Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring adalah kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator.
Untuk membentuk jaringan cincin, maka setiap sentral perlu dihubungkan seri antara satu dengan yang lainnya sehingga akan membentuk hubungan loop tertutup. Dalam sistem topologi jaringan ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah workstation.
Kelebihan: Mudah dalam penyusunan, performa relatif lebih baik dari topologi bus, penggunaan kabel cukup hemat, aliran data lebih cepat, dll
Kekurangan: Jika terdapat kerusakan di satu node maka hal tersebut akan menganggu seluruh jaringan yang ada, Pengembangan jaringan dirasa kurang fleksibel, Sinyal akan semakin melemah jika jarak yang ditempuh semakin jauh, dll
c.    Topologi bintang
Hasil gambar untuk topologi star

Merupakan topologi yang paling sering digunakan untuk merancang jaringan pada saat ini. Topologi ini mempunyai ciri, yaitu adanya switch atau hub yang menghubungkan ke setiap komputer baik server maupun client. Topologi jaringan star mempunyai ciri fisik yang paling mudah dikenali yaitu adanya switch atau hub sebagai kontrol terpusat dalam jaringan, selain itu Topologi star juga menggunakan kabel UTP dan konektor RJ 45 sebagai media transmisinya.
Yang dimaksud dengan topologi star ialah dimana seluruh komputer saling terhubung melalui sebuah perangkat pusat. Pada topologi star seluruh data yang terkirim dari suatu komputer ke komputer lain harus melalui perangkat pusat terlebih dahulu. Perangkat pusat tersebut berupa perangkat jaringan seperti hub, switch atau komputer. Fungsi utama dari perangkat pusat ini ialah mengelola dan mengendalikan semua fungsi pada jaringan, selain itu perangkat pusat juga dapat berfungsi sebagai repeater untuk aliran data tersebut.
Kelebihan: Pemasangan dan pengelolaan sangat mudah dan sederhana dari segi fungsionalitas, paket-paket data tidak mesti membuat jalan melalui berbagai node yang akan memastikan transfer data dengan cepat, setiap masalah dalam satu node tidak mengganggu kinerja node lain dalam jaringan, dll
Kekurangan: sangat bergantung pada fungsi hub pusat, membutuhkan lebih banyak kabel, Jika salah satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yang signifikan dari hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain, dll
d.    Topologi mesh
Hasil gambar untuk topologi mesh
Topologi Mesh adalah topologi yang menyerupai jaring jala yang digunakan pada desain jaringan LAN, Topologi jaringan mesh menggunakan salah satu dari dua pengaturan koneksi apakah menggunakan mesh penuh maupun mesh parsal. Meskipun topologi jaringan mesh ini dapat diandalkan, karena inter koneksi namun juga memiliki redundansi. Pada topologi mesh, setiap perangkat yang ada dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat lainnya dikarenakan perangkat akan saling terhubung yang dikenal dengan dedicated links. Komunikasi yang terjalin pada topologi mesh biasanya berjalan cepat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan yang skalanya tidak terlalu besar.
Agar dapat terhubung dalam jaringan topologi mesh, setiap perangkat perlu dilengkapi dengan port input/output yang disimbolkan dengan istilah I (input) atau O (output). Cara kerja topologi mesh ini memang tergolong rumit dan membutuhkan banyak konektor karena masing-masing perangkat yang ingin terkoneksi harus memiliki kabel penghubung. Tiap perangkat akan memiliki sebuah mode, yang berfungsi untuk menerima transmisi data dan sekaligus mengirimkan data miliknya.
Kelebihan: data tersebut dapat mengalir lebih cepat sampai tujuan, security dan privacy dapat terjamin baik, Mudah dalam hal mengidentifikasikan masalah masalah kerusakan yang terjadi antar jaringan komputer, dll
Kekurangan: Sulit dalam melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus terkoneksi langsung, Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan ini relatif lebih tinggi, dll
e.    Topologi pohon
Hasil gambar untuk topologi tree
Topologi tree atau sering diistilahkan sebagai topologi pohon adalah topologi jaringan komputer secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi star dan bus. Jadi, untuk memahami topologi tree, maka perlu untuk memahami mengenai topologi star dan bus. Topologi star adalah salah satu topologi yang paling sering digunakan dalam pembangunan jaringan LAN. Dengan satu hub pusat terhubung ke beberapa komputer.
Cara kerja dari topologi tree ini adalah dengan membentuk sebuah jaringan yang memakai sistem pohon bercabang. Di dalam topologi tree ada sistem yang bertingkat yang dipakai sebagai media interkoneksi antar sentral yang mana didalam interkoneksi tersebut terdapa hierari yang berbeda. Komputer client ini dikelompokan dengan memakai topologi star, lalu setiap kelompok topologi star ini akan saling dikoneksikan dengan memakai metode pada topologi BUS. Dalam menghubungkan setiap kelompok jaringan star ini memakai HUB yang terhubung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone. Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dihubungkan dengan kelompok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudian akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu.
Kelebihan: memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point, memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat, menyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan masa depan, dll
Kekurangan: Sulit dalam melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus terkoneksi langsung, Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan ini relatif lebih tinggi, dll


Selasa, 18 September 2018

Tugas RPS1, Sejarah dan Bagian-bagian Komputer

Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk kepentingan perang. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman mengembangkan computer pertama, Z3 untuk kepentingan perang. Dipihak lain sekutu pun menyiptakan Colossus sebagai alat pemecah kode rahasia dari Jerman. Lalu ada Howard Aiken, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy.

Generasi kedua
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC.   Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan seperti bahasa COBOL dan FORTRAN mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami.
Generasi ketiga
Walaupun computer bertransistor mempunyai keunggulan lebihbanyak dari computer generasi sebelumnya, namun ia menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian dalam komputer. Quartz rock dapat mengatasi masalah ini. Jack Kilby,  mengembangkan sirkuit terintegrasi pada tahun 1958. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hal ini berdampak pada bentuk komponen-komponen computer yang semakin mengecil.
Generasi keempat
Tujuan pengembangan komputer sejak generasi ketiga adalah untuk mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen lainnya. LSI dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, VLSI memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. ULSI meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping mendorong turunnya harga, mengecilnya ukuran komputer, meningkatkan daya kerja dan efisiensi komputer. Chip Intel yang dibuat pada tahun 1971  dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer dalam sebuah chip yang sangat kecil. Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV.
Generasi kelima
Komputer generasi kelima jelas memiliki kemajuan signifikan terhadap jenis sebelumnya, dengan menggunakan teknologi superkonduktor. Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru.

Komponen komputer
Menurut jenisnya, dibagi menjadi hardware dan software.
1.    Hardware
Adalah komponen komputer yang berwujud konkrit, berwujud padat dan diproduksi melalui mekanisame mekanik pabrik. Di dalam hardware inilah nanti software dapat dioperasikan. Menurut fungsinya secara garis besar dibagi menjadi beberapa jenis:
a)    Input device
Berfungsi sebagai pembaca masukan data/sensor inderawi yang kemudian akan dioalah menjadi suatu informasi. Contoh: Keyboard, Mouse, Scanner, Touchpads, Trackballs, Pointing Sticks, Joysticks, Pen Input, Touch Screen, Light Pen, Digitizer, Microphone, Web Cam , Sensor Fingerprint.
b)    Output device
Berfungsi sebagai penampil data yang telah diolah sebagai informasi yang bisa ditangkap oleh indera manusia. Contoh: Monitor, Printer, Speaker, Headphone, Facsimile (FAX), Computer Output Microfilm (COM), LCD Projection Panels, Plotter.
c)     Central Processor Unit
Merupakan pusat pengolahan data serta pusat pengontrolan keseluruhan sistem komputer. Secara garis besar dalam CPU ini terdiri dari Control Unit, Aritmetic Logical Unit dan Register (memory utama). CPU inilah yang menghubungkan kinirje Hardware dan software.
d)    Storage Device
Adalah media yang digunukan untuk menyimpan data-data hasil masukan dari input device yang telah diolah menggunakan software. Dibagi lagi menjadi beberapa jenis menurut letaknya, yaitu device internal dan eksternal. Device internal maksudnya adalah terdapat di dalam casing CPU, biasanya menyimpan data-data dan program-program primer computer, yang lebih umum disebut harddisk. Sedengkan yang eksternal adalah device tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data sekunder atau mencadangkan data, contoh: external harddisk, flashdisk, compact disk, floppy disk,dll.
e)    Network Device
Adalah alat-alat yang berperan di dalam jaringan. Contohnya: router, repeater, modem, acces point, dll.
f)      Device lainnya
Device yang tidak termasuk dalam golongan-golongan diatas, bias dikatakan sebagai device sekunder karena keberadaannya terhadap kinerja computer adalah opsional. Hanya berfungsi sebagai alat pendukung optimalisasi fungsi-fungsi perangkat lainnya. Contoh: Casing CPU, Motherboard, Power Supply, Stabilizer, dll.

2.    Software
Adalah komponen komputer yang berwujud semu, berupa program-program yang didesain untuk menjadi pengolah data yang diterima/hendak dikeluarkan oleh hardware. Dibagi pula menjadi:
a)    Operating System
Adalah software yang memiliki fugsi paling dasar, dan juga sebagai penghubung antara hardware dan software-software jenis lain. Contoh: Windows, Linux, Macintosh, Unix.
b)    Application
Application atau aplikasi adalah software tambahan yang masih berhubungan juga dengan fungsi hardware, baik input maupun output. Dibagi lagi menjadi aplikasi berbayar, semi berbayar, dan gratis. Contoh: pengolah data/angka/kata/gambar,dll.
c)     Utility
Memiliki peran untuk membantu sistem operasi misalnya dalam hal pembersihan file spam (sampah) yang ada di komputer, atau aplikasi yang bisa kita gunakan untuk browsing internet. Contoh: Chrome, Winamp, MPC, AVG, dll
d)    Programing Language
Merupakan satu set instruksi atau perintah berupa sintaks dan semantik untuk mendefenisikan program komputer. Contoh: Pascal, C++, Java, PHP, dll.