Praktikum MS-Access I:
-Querry & Form
.
Please Check my Task here!
Selasa, 25 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Tugas RPS10, Sejarah dan Klasifikasi Jaringan Komputer
Hierarki adalah urutan
atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki
membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan
(inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut
yang ditentukan dalamsebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi
oleh objek kelas lain di bawahnya.Satu sistem dapat mempunyai
abstraksi hierarki yang banyak, contohnya : aplikasi financial,kita dapat
mempunyai tipe-tipe pelanggan dan simpanan yang berbeda-beda.
Sebagai contoh dari
penggunaan level pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan
tingkat abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada
Bank Account dapatdibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya
menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi stack
dan Bond.
Data merupakan bentuk
jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatuyang
diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang
diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau
pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau
citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di
computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan satu sama lainnya
untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat penggunaan
yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda.
Adapun beberapa
penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan sepertiapa itu hirarki data,
tersebut. Hierarki data berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan
data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana
hingga yang paling komplek. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam
tingkatan, yaitu :
1.
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua
macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang
dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang
merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan
saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
2.
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam
memori. Bytemerupakan sekumpulan bit yang secara konvensional
terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk
mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah
10101010. Jadi byteadalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter
(huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256
karakter (= 2 pangkat 8).
3.
Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut
data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna.
Contoh: Joni yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan
karakter yang membentuk suatu kata.
4.
Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic
saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang
mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi
record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal
gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan
nilai A.
5.
File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan
secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang
sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi
tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti,
misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
6.
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan
secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi
manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke
dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur
tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan
manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah
menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau
instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik
yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan
untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database
sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.

Gambar
3. Contoh Database Kepegawaian
Hirarki semua data diatas
ditunjukkan pada gambar 4.

Gambar
4. Hierarki Data
Database atau basis data adalah kumpulan data yang
disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi
menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi.
Pendefinisian
basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga
batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat
penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan
data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat
menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi
data, dan juga update yang rumit.
Proses
memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan
perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database
management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang
memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara
praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani
oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah
pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data,
memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database
Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh
kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara
efisien.
Tujuan
utama dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada user
(pengguna). Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data
disimpan, dipelihara, dan tetap dapat diambil (akses) secara efisien.
Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang
kompleks tetapi masih tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui
kompleksitas strukturnya.
Database Management
System (DBMS)
Database
Management System (DBMS) atau dalam bahasa Indonesia disebut Sistem Manajemen
Database (SMDB) merupakan software yang digunakan untuk sebuah sistem basis
data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan
pengolahan kumpulan data dalam jumalh besar.
Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan
Berikut ini beberapa software – software dari DBMS, yaitu:
a. Microsoft Access
Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan
Berikut ini beberapa software – software dari DBMS, yaitu:
a. Microsoft Access
Microsoft
Access atau Microsoft Office Access adalah program aplikasi dari Microsoft yang
ditujukan untuk kalangan rumahan atau perusahaan kecil dan menengah. Microsoft
Access menggunakan mesin basis data Microsoft Database Access Engine.
b. Oracle
b. Oracle
Oracle
adlah salah satu software sistem manajemen basis data relasional yang cukup
diminati, dikenal, dan dipakai saat ini. Oracle mempunyai kemampuan mengatur
manajemen space dan basis data yang besar
c. MySQL
c. MySQL
MySQL
merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL atau data
management system. Pada software ini juga memiliki kelebihan yaitu:
§ Bebas didownload dan
digunakan
§ Stabil
§ Fleksibel dengan berbagai
pemrogramn
§ Pengamanan yang baik
§ Kemudahan dalam
memanajemen database
§ Perkembangan softwarenya
cukup cepat
Kamis, 29 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Mrs Nurwati's Praktikum PengKom 4: MS Excel
Praktikum MS-Excel III:
-Fungsi Lookup
-Chart
-Freeze
-Sorting & Filtering
-Grouping
-Page Layout
.
Please Check my Task here!
-Fungsi Lookup
-Chart
-Freeze
-Sorting & Filtering
-Grouping
-Page Layout
.
Please Check my Task here!
Kamis, 25 Oktober 2018
Mrs Nurwati's Praktikum PengKom 3: MS Excel
Praktikum MS-Excel I & II:
- Dasar-dasar MS Excel
- Formatting Cell
- Fungsi teks dan aritmatika dasar
- Fungsi Date
- Conditional Formatting
- Fungsi Logika IF & AGREGATE
.
Please Check my Task here!
- Dasar-dasar MS Excel
- Formatting Cell
- Fungsi teks dan aritmatika dasar
- Fungsi Date
- Conditional Formatting
- Fungsi Logika IF & AGREGATE
.
Please Check my Task here!
Kamis, 11 Oktober 2018
Kamis, 04 Oktober 2018
Mrs Nurwati's Praktikum PengKom 1: MS Word
Check my Task!
- header & footer
- tabel
- daftar isi
- daftar tabel/gambar
- daftar pustaka
--- https://goo.gl/ggaunA ---
Kamis, 27 September 2018
Tugas RPS2, Sejarah dan Klasifikasi Jaringan Komputer
Sejarah Singkat
Bermula
dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang
digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell
dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.
Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai
terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat
yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka
untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada
sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau
perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses
TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi
yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika,
U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk
mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga
membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan
nama ARPANET.
Klasifikasi
1.
Berdasarkan geografis
a.
Local Area
Network (LAN)
Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau
tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali
digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation)
dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai
bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling
bertukar informasi.
b.
Metropolitan Area Network (MAN)
Merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang
cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi
yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic).
c.
Wide Area Network (WAN)
Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi,
antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup
seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia,
atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh
dunia. Media
transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang
mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
2.
Berdasarkan fungsi
- Jaringan
Client-server
Pada ddasaranya
ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari
komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua
permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer
peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila
komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari
satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database
server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen
biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori,
kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan
prosessornya
- Jaringan
Peer-to-peer
Ditunjukkan
dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat
meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus
siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini
biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak,
maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer
terlalu banyak.
3.
Berdasarkan topologi
jaringan
a. Topologi bus
![]() |
Merupakan
jenis topologi jaringan yang mana menggunakan kabel tunggal untuk menghubungkan
semua komputer baik server maupun client. Topologi ini bisa dibilang sangat
sederhana, akan tetapi jarang digunakan pada saat sekarang ini karena sering
terjadi eror jika lalu lintas data yang ada sangat padat.
Topologi
bus memiliki karakteristik tersendiri yaitu menggunakan sebuah kabel tunggal yang
terbentang disepanjang jaringan, kabel inilah yang kemudian menjadi backbone
pada jaringan tersebut. Jenis kabel yang biasa digunakan pada topologi bus
adalah coaxial, seluruh perangkat jaringan terhubung dengan kabel ini dengan
menggunakan konektor T. Konektor ini berperan untuk membagi jalur agar
memungkinkan untuk perangkat dapat terhubung pada kabel utama (backbone).
Kelebihan: Menambah
perangkat baru relatif mudah, biaya yang dibutuhkan relatif murah, tidak
membutuhkan hub/switch, terminator kabel tidak membutuhkan daya
Kekurangan: penambahan
perangkat memperlambat jaringan, keamanan lebih rentan, kerusakan pada kabel
utama akan mempengaruhi jaringan
b.
Topologi cincin

Adalah
topologi yang berbentuk rangkaian titik yang masing – masing terhubung ke dua
node lainnya sehingga membentuk rangkaian melingkar seperti cincin. Pada
topologi ring setiap komputer dihubungkan oleh kabel tunggal yang melingkar
melewati setiap komputer, jadi setiap komputer saling terhubung oleh kabel
tersebut. Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring adalah kabel BNC
yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator.
Untuk
membentuk jaringan cincin, maka setiap sentral perlu dihubungkan seri antara
satu dengan yang lainnya sehingga akan membentuk hubungan loop tertutup. Dalam
sistem topologi jaringan ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa
berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan.
Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan
switching ke segala arah workstation.
Kelebihan: Mudah dalam
penyusunan, performa relatif lebih baik dari topologi bus, penggunaan kabel
cukup hemat, aliran data lebih cepat, dll
Kekurangan: Jika terdapat
kerusakan di satu node maka hal tersebut akan menganggu seluruh jaringan yang
ada, Pengembangan jaringan dirasa kurang fleksibel, Sinyal akan semakin melemah
jika jarak yang ditempuh semakin jauh, dll
c.
Topologi bintang
![]() |
Merupakan
topologi yang paling sering digunakan untuk merancang jaringan pada saat ini.
Topologi ini mempunyai ciri, yaitu adanya switch atau hub yang menghubungkan ke
setiap komputer baik server maupun client. Topologi jaringan star mempunyai
ciri fisik yang paling mudah dikenali yaitu adanya switch atau hub sebagai
kontrol terpusat dalam jaringan, selain itu Topologi star juga menggunakan
kabel UTP dan konektor RJ 45 sebagai media transmisinya.
Yang
dimaksud dengan topologi star ialah dimana seluruh komputer saling terhubung
melalui sebuah perangkat pusat. Pada topologi star seluruh data yang terkirim
dari suatu komputer ke komputer lain harus melalui perangkat pusat terlebih
dahulu. Perangkat pusat tersebut berupa perangkat jaringan seperti hub, switch
atau komputer. Fungsi utama dari perangkat pusat ini ialah mengelola dan
mengendalikan semua fungsi pada jaringan, selain itu perangkat pusat juga dapat
berfungsi sebagai repeater untuk aliran data tersebut.
Kelebihan: Pemasangan dan
pengelolaan sangat mudah dan sederhana dari segi fungsionalitas, paket-paket
data tidak mesti membuat jalan melalui berbagai node yang akan memastikan
transfer data dengan cepat, setiap masalah dalam satu node tidak mengganggu
kinerja node lain dalam jaringan, dll
Kekurangan: sangat
bergantung pada fungsi hub pusat, membutuhkan lebih banyak kabel, Jika salah
satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yang signifikan dari
hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain, dll
d.
Topologi mesh

Topologi
Mesh adalah topologi yang menyerupai jaring jala yang digunakan pada desain
jaringan LAN, Topologi jaringan mesh menggunakan salah satu dari dua pengaturan
koneksi apakah menggunakan mesh penuh maupun mesh parsal. Meskipun topologi
jaringan mesh ini dapat diandalkan, karena inter koneksi namun juga memiliki
redundansi. Pada topologi mesh, setiap perangkat yang ada dapat berkomunikasi
langsung dengan perangkat lainnya dikarenakan perangkat akan saling terhubung
yang dikenal dengan dedicated links. Komunikasi yang terjalin pada topologi
mesh biasanya berjalan cepat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan yang
skalanya tidak terlalu besar.
Agar
dapat terhubung dalam jaringan topologi mesh, setiap perangkat perlu dilengkapi
dengan port input/output yang disimbolkan dengan istilah I (input) atau O
(output). Cara kerja topologi mesh ini memang tergolong rumit dan membutuhkan
banyak konektor karena masing-masing perangkat yang ingin terkoneksi harus
memiliki kabel penghubung. Tiap perangkat akan memiliki sebuah mode, yang
berfungsi untuk menerima transmisi data dan sekaligus mengirimkan data
miliknya.
Kelebihan: data tersebut
dapat mengalir lebih cepat sampai tujuan, security dan privacy dapat terjamin
baik, Mudah dalam hal mengidentifikasikan masalah masalah kerusakan yang
terjadi antar jaringan komputer, dll
Kekurangan: Sulit dalam
melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus
terkoneksi langsung, Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan
ini relatif lebih tinggi, dll
e.
Topologi pohon

Topologi
tree atau sering diistilahkan sebagai topologi pohon adalah topologi jaringan
komputer secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi star dan bus. Jadi,
untuk memahami topologi tree, maka perlu untuk memahami mengenai topologi star
dan bus. Topologi star adalah salah satu topologi yang paling sering digunakan
dalam pembangunan jaringan LAN. Dengan satu hub pusat terhubung ke beberapa
komputer.
Cara
kerja dari topologi tree ini adalah dengan membentuk sebuah jaringan yang
memakai sistem pohon bercabang. Di dalam topologi tree ada sistem yang
bertingkat yang dipakai sebagai media interkoneksi antar sentral yang mana
didalam interkoneksi tersebut terdapa hierari yang berbeda. Komputer client ini
dikelompokan dengan memakai topologi star, lalu setiap kelompok topologi star
ini akan saling dikoneksikan dengan memakai metode pada topologi BUS. Dalam
menghubungkan setiap kelompok jaringan star ini memakai HUB yang terhubung
dengan kabel utama yang disebut dengan backbone. Misal data dari kelompok
jaringan 1 akan dihubungkan dengan kelompok jaringan no 2 maka data dari
kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudian akan diteruskan ke backbone
dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam
topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati
HUB dahulu.
Kelebihan: memungkinkan
untuk memiliki jaringan point to point, memungkinkan beberapa perangkat
jaringan dihubungkan dengan hub pusat, menyediakan cukup ruang untuk ekspansi
jaringan masa depan, dll
Kekurangan: Sulit dalam
melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus
terkoneksi langsung, Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan
ini relatif lebih tinggi, dll
Selasa, 18 September 2018
Tugas RPS1, Sejarah dan Bagian-bagian Komputer
Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang
terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk kepentingan
perang. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat
kemajuan komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman mengembangkan
computer pertama, Z3 untuk kepentingan perang. Dipihak lain sekutu pun
menyiptakan Colossus sebagai alat pemecah kode rahasia dari Jerman. Lalu ada Howard
Aiken, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy.
Generasi kedua
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun
1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti magnetik membantu
pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama
yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer
bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan seperti
bahasa COBOL dan FORTRAN mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini
menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, dan formula matematika
yang lebih mudah dipahami.
Generasi ketiga
Walaupun computer bertransistor mempunyai keunggulan lebihbanyak
dari computer generasi sebelumnya, namun ia menghasilkan panas yang cukup
besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian dalam komputer. Quartz rock dapat
mengatasi masalah ini. Jack Kilby,
mengembangkan sirkuit terintegrasi pada tahun 1958. Para ilmuwan
kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip
tunggal yang disebut semikonduktor. Hal ini berdampak pada bentuk
komponen-komponen computer yang semakin mengecil.
Generasi keempat
Tujuan pengembangan komputer sejak generasi ketiga adalah untuk
mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen lainnya. LSI dapat memuat
ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, VLSI memuat ribuan
komponen dalam sebuah chip tunggal. ULSI meningkatkan jumlah tersebut menjadi
jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping
mendorong turunnya harga, mengecilnya ukuran komputer, meningkatkan daya kerja
dan efisiensi komputer. Chip Intel yang dibuat pada tahun 1971 dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah
komputer dalam sebuah chip yang sangat kecil. Pada masa sekarang, kita mengenal
perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC, Pentium, Pentium II,
Pentium III, Pentium IV.
Generasi kelima
Komputer generasi kelima jelas memiliki kemajuan signifikan
terhadap jenis sebelumnya, dengan menggunakan teknologi superkonduktor. Jepang adalah negara yang terkenal dalam
sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute
for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak
kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi
lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa
perubahan baru.
Komponen komputer
Menurut
jenisnya, dibagi menjadi hardware dan software.
1.
Hardware
Adalah komponen komputer yang berwujud konkrit,
berwujud padat dan diproduksi melalui mekanisame mekanik pabrik. Di dalam
hardware inilah nanti software dapat dioperasikan. Menurut fungsinya secara
garis besar dibagi menjadi beberapa jenis:
a)
Input device
Berfungsi sebagai pembaca
masukan data/sensor inderawi yang kemudian akan dioalah menjadi suatu informasi.
Contoh: Keyboard, Mouse, Scanner, Touchpads, Trackballs, Pointing Sticks,
Joysticks, Pen Input, Touch Screen, Light Pen, Digitizer, Microphone, Web Cam ,
Sensor Fingerprint.
b)
Output device
Berfungsi sebagai
penampil data yang telah diolah sebagai informasi yang bisa ditangkap oleh indera
manusia. Contoh: Monitor, Printer, Speaker, Headphone, Facsimile (FAX),
Computer Output Microfilm (COM), LCD Projection Panels, Plotter.
c)
Central Processor Unit
Merupakan pusat
pengolahan data serta pusat pengontrolan keseluruhan sistem komputer. Secara
garis besar dalam CPU ini terdiri dari Control Unit, Aritmetic Logical Unit dan
Register (memory utama). CPU inilah yang menghubungkan kinirje Hardware dan
software.
d)
Storage Device
Adalah media yang
digunukan untuk menyimpan data-data hasil masukan dari input device yang telah
diolah menggunakan software. Dibagi lagi menjadi beberapa jenis menurut
letaknya, yaitu device internal dan eksternal. Device internal maksudnya adalah
terdapat di dalam casing CPU, biasanya menyimpan data-data dan program-program
primer computer, yang lebih umum disebut harddisk. Sedengkan yang eksternal
adalah device tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data sekunder atau
mencadangkan data, contoh: external harddisk, flashdisk, compact disk, floppy
disk,dll.
e)
Network Device
Adalah alat-alat yang
berperan di dalam jaringan. Contohnya: router, repeater, modem, acces point,
dll.
f)
Device lainnya
Device yang tidak
termasuk dalam golongan-golongan diatas, bias dikatakan sebagai device sekunder
karena keberadaannya terhadap kinerja computer adalah opsional. Hanya berfungsi
sebagai alat pendukung optimalisasi fungsi-fungsi perangkat lainnya. Contoh:
Casing CPU, Motherboard, Power Supply, Stabilizer, dll.
2.
Software
Adalah komponen komputer yang berwujud semu,
berupa program-program yang didesain untuk menjadi pengolah data yang
diterima/hendak dikeluarkan oleh hardware. Dibagi pula menjadi:
a)
Operating System
Adalah software yang memiliki
fugsi paling dasar, dan juga sebagai penghubung antara hardware dan
software-software jenis lain. Contoh: Windows, Linux, Macintosh, Unix.
b)
Application
Application atau
aplikasi adalah software tambahan yang masih berhubungan juga dengan fungsi
hardware, baik input maupun output. Dibagi lagi menjadi aplikasi berbayar, semi
berbayar, dan gratis. Contoh: pengolah data/angka/kata/gambar,dll.
c)
Utility
Memiliki peran untuk
membantu sistem operasi misalnya dalam hal pembersihan file spam (sampah) yang
ada di komputer, atau aplikasi yang bisa kita gunakan untuk browsing internet.
Contoh: Chrome, Winamp, MPC, AVG, dll
d)
Programing Language
Merupakan satu set
instruksi atau perintah berupa sintaks dan semantik untuk mendefenisikan
program komputer. Contoh: Pascal, C++, Java, PHP, dll.
Langganan:
Komentar (Atom)

